jump to navigation

cara membuat batu bata ringan November 12, 2013

Posted by priyosetyoko in Uncategorized.
trackback

Tekonologi pembuatan Bata Ringan yang populer beredar dipasaran saat ini adalah
AAC, AutoClave Aerated Concrete dan CLC, Cellular Lightweight Concrete
AAC, AutoClave Aerated Concrete
Menggunakan alumunium pasta sebagai pengembang. Pengerasan dilakukan dengan memasukkan kedalam chamber bertekanan dengan suhu tinggi atau disebut Autoclave. Inilah yang membuat teknologi ini menjadi sangat mahal dan tidak fisible dibuat untuk sekala mengengah dan kecil.

CLC, Celular Lightweight Concrete
Teknologi ini menggukan busa (microbuble) yang dihasilkan mesin Foam Generator menggunakan bahan baku Foam Agent yang diencerkan dengan air. Foam ini dicampurkan kedalam adonan semen-pasir selama proses pengadukan dengan Mixer khusus bata ringan. Pengeringan dilakukan hanya dengan diangin-anginkan selama 10 jam untuk bisa dikeluarkan dari cetakan / molding bata dan disimpan ke tempat pengerasan (curring area). Bata ringan CLC ini dapat digunakan pada konstruksi setelah berumur 20 hari.

Teknologi CLC ini cukup sederhana sehingga investasi sangat jauh lebih murah dibandingkan dengan teknologi AAC. Teknologi CLC inilah yang kami tawarkan sebagai investasi yang cukup menarik saat ini.

Membuat bata rigan CLC bukanlah sesuatu yang sangat sulit, tapi juga bukan sesuatu yang asal-asalan pun jadi. Dibutuhkan kejelian dalam memilih material, bentuk adonan saat mencampur, ketelitian timbangan dan kesabaran serta disiplin.

Teknologi ini tidak hanya terbatas pada pembuatan batu bata, tapi juga bisa digunakan untuk insulator panas pada atap, dinding precast, dinding cor langsung, elevasi lantai, lantai bangunan dan masih banyak kegunaan lainnya. Silahkan kunjungi TeknologiBetonRingan.com untuk mengetahui kegunaan / aplikasi CLC yang lain.
Bahan Baku Bata Ringan CLC

Semen – Pasir – Air – Foam Agent

Dimungkinkan untuk menggunakan bahan-bahan murah lain yang tersedia didaerah masing-masing
Proses Produksi Bata Ringan CLC

Semen + Pasir + Air diaduk dalam mixer hingga rata.

Masukkan Foam yang dihasilkan dari Foam Generator dengan bahan baku Foam Agent (diencerkan dengan air) kedalam mixer. Aduk terus hingga rata.

Tuang adonan ke cetakan dengan bantuan bucket cor kemudian ratakan permukaannya.

Biarkan selama + 12 jam.

Buka bata dari cetakan, letakkan bata di tempat perawatan (curing area), tidak boleh terkena sinar matahari langsung.

Siram-siram selama 10 hari.

Hari ke 15 sampai hari ke 20 simpan bata ditempat teduh.
Analisa Bisnis Produksi Bata Ringan CLC

Estimasi Baya Produksi dan Laba untuk 1 m3 bata :
6 Sak Semen (300 kg) Rp. 360.000,- (Asumsi menggunakan pasir standar / kurang bagus)
500 kg Pasir Rp. 70.000,- (+1/3 m3)
0.8 kg Foam Agent Rp. 20.000,-
Listrik Rp. 10.000,-
Ongkos Pekerja Rp. 50.000,- (borongan)
Ongkos Kirim Rp. 40.000,-
Depresiasi + Perawatan dll Rp. 50.000,-
—————————————- —- ————
Total biaya produksi Rp. 600.000,- per m3
—————————————- —- ————
Harga jual Rp. 700.000,- per m3 (diantar)
Keuntungan Rp. 100.000,- per m3
Estimasi laba bersih untuk produksi/bulan (25 hari kerja)
Kapasitas 10 m3/hari Rp. 25.000.000,- per bulan
Kapasitas 15 m3/hari Rp. 37.500.000,- per bulan
Perhitungan per Agustus 2013
Catatan :
Penggunaan semen 5 – 6 sak tergantung dari kualitas pasir yang digunakan.

Hitungan diatas merupakan hitungan yang konservatif.

Harga material yang digunakan merupakan perhitungan berdasarkan harga-harga di Jakarta (Agustus 2013).

Untuk di daerah tentunya biaya produksi akan lebih rendah karena faktor harga pasir, tenaga kerja, lahan akan lebih murah.

Hitungan diatas bisa berbeda, tergantung harga material, pekerja dan lahan dimasing-masing daerah.

Setelah 20 hari bata siap untuk di jual.
Kebutuhan Modal Material Bata Ringan CLC

Proses pengeringan = 20 hari = total hari produksi tanpa income
Biaya produksi = Rp.600.000,- /m3
Dana produksi = 20 x Rp.600.000,= Rp.12.000.000,- /m3 /20 hari
Total Modal Kerja Produksi :
Kapasitas 10m3 = Rp 120.000.000,- /20 hari
Kapasitas 15m3 = Rp 180.000.000,- /20 hari

Untuk amannya asumsikan untuk 30 hari.
Jika bata ringan dihutangkan kepada customer, maka jumlah hari menjadi 30 + hari hutang.
Kebutuhan Lahan Pabrik Bata Ringan CLC

Dibutuhkan lahan + 200 m2 untuk setiap 1 m3 produksi.
Perincian:
Fondasi Mixer (ukuran fondasi bisa dilihat di bagian product mixer)
Lantai Kerja floor beton beratap untuk Proses Mixing 10 m2 untuk setiap mixer
Lantai Kerja floor beton beratap untuk Pengecoran 2.5 m2 untuk setiap satu cetakan
Lantai Kerja floor beton beratap untuk Curing Area 100 m2 untuk setiap 1m3 produksi
Lahan terbuka untuk stock barang jadi 3 m3 untuk setiap 1m3 produksi
Lahan terbuka untuk stock pasir dan bak cuci pasir
Kebutuhan lain :
Tandon air minimal 1m3 yang harus terisi penuh (ada pompa pengisi)
Gudang semen
Kantor
Cotoh :
Untuk kapasitas 10m3 dengan satu mixer dibutuhkan lahan sekitar 2000 m2 dengan perincian :
Lantai beton dengan atap :
untuk mixing 10 m2
untuk pengecoran 200 m2
untuk curring 1000 m2
Ruang Terbuka (lapangan) :
Stock barang jadi 300 m2
Stock pasir 50m2
Gudang Semen 30m2
Sisa untuk, kantor dan akses jalan

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: